Lee memuji Trump sebagai "pembawa perdamaian," sementara Trump menegaskan kembali hubungan baiknya dengan Kim Jong Un. Mereka juga membahas perdagangan.
Kataib Hizbullah, milisi Irak yang didukung Iran, memerintahkan para petempurnya untuk bersiap menghadapi skenario perang panjang di Iran jika AS menyerang.
Trump mengatakan dirinya tidak menganggap perlu untuk mengerahkan pasukan darat ke Iran pada tahap ini. Namun dia menolak untuk mengesampingkan opsi tersebut.