detikNews Soekarno Sudah Bergelar Pahlawan Nasional, Apa Lagi yang Mengganjal? Kini Soekarno sudah bergelar pahlawan nasional, lalu apa lagi yang mengganjal buat PDIP? Selasa, 06 Okt 2015 10:02 WIB
detikNews Perburuan Komunis Banyak generasi muda seperti juga di Indonesia saat ini mempunyai keberanian untuk menatap masa lalu. Dan itu memberi harapan bagi kemanusiaan. Senin, 05 Okt 2015 17:53 WIB
detikNews Titiek Soeharto: Kenapa Negara Harus Minta Maaf ke Soekarno? Titiek Soeharto mempertanyakan sikap PDIP yang mendorong negara meminta maaf kepada Presiden Pertama RI Soekarno. Senin, 05 Okt 2015 17:44 WIB
detikNews Mungkinkah Jokowi Kabulkan 'Permintaan Berat' PDIP? PDIP meminta negara meminta maaf kepada Presiden ke-1 RI Soekarno. Akankah Presiden Jokowi mengabulkan 'permintaan berat' PDIP itu? Senin, 05 Okt 2015 15:32 WIB
detikNews Haruskah Negara Minta Maaf ke Soekarno? Bak petir di siang bolong PDIP menendang isu bahwa pemerintah harus meminta maaf kepada Presiden RI pertama Soekarno dan keluarganya. Senin, 05 Okt 2015 12:14 WIB
detikNews FPDIP MPR: Negara Harus Minta Maaf Kepada Soekarno FPDIP MPR mendesak negara meminta maaf kepada Presiden RI pertama, Soekarno, dan keluarganya. Senin, 05 Okt 2015 09:20 WIB
detikNews Gedung KBRI Washington DC, Cagar Budaya dan Rumah Termahal di Ibu Kota Gedung KBRI di Washington DC menyimpan sejuta cerita. Mulai dari kisah cagar budaya, sampai menjadi yang termahal di ibu kota. Bagaimana ceritanya? Jumat, 02 Okt 2015 13:17 WIB
detikNews Direktur Utama Perumnas Himawan Arief Sugoto: Perumnas Ingin Jadi Seperti Bulog Cuma di Indonesia penyediaan public housing itu dilepas ke mekanisme pasar. Akibatnya, harga tanah, infrastruktur, kredit konstruksi, semua komersial. Jumat, 02 Okt 2015 12:06 WIB
detikNews PN Jaksel: Kejagung Lebih Tahu Aset Yayasan Soeharto untuk Bayar Rp 4,4 T PN Jaksel mengaku belum tahu aset Yayasan Supersemar yang akan disita terkait vonis Rp 4,4 triliun. Kamis, 01 Okt 2015 12:46 WIB
detikNews Soal Eksekusi Rp 4,4 Triliun, PN Jaksel Panggil Kejagung-Yayasan Soeharto PN Jaksel akan memanggil yayasan Soeharto dan Kejagung dalam tempo 8 hari ke depan. Kamis, 01 Okt 2015 12:09 WIB