Geely tak akan memakai merek lain saat masuk pasar otomotif Indonesia. Tapi, memang ada mobil lain yang bersinggungan dengan manufaktur asal China itu.
Presiden Trump perintahkan tarif 25% untuk impor dari Kanada dan Meksiko, serta 10% dari China. Langkah ini berpotensi memicu perang dagang dan inflasi global.
Pasar otomotif Indonesia kedatangan merek baru, terutama dari China. Toyota optimis tetap jadi pemimpin pasar, terutama di segmen kendaraan elektrifikasi.
Baru-baru ini, aplikasi asal China Temu, dilarang menjalankan bisnis di Indonesia dan juga telah diblokir aplikasinya karena dikhawatirkan mengancam UMKM lokal.
Akan sejauh ekonomi Indonesia terhempas badai kebijakan tarif impor Amerika? Apakah bujuk rayu pemerintah dapat menurunkan 'hukuman' tarif impor Amerika?