Dua helikopter TNI AU sudah terbang menuju lokasi jatuhnya Sukhoi. Bila cuaca buruk, helikopter akan menepi ke helipad yang disiapkan di dekat posko utama pencarian.
Dua helikopter jenis Super Puma milik TNI AU sudah diberangkatkan ke lokasi jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak. Bila cuaca baik, tim SAR akan melakukan evakuasi.
Dua helikopter untuk membantu evakuasi korban pesawat Sukhoi Superjet 100 telah bersiaga di Lapangan Udara Atang Sendjaja Semplak, Bogor. Saat ini tim masih melakukan briefing.
Evakuasi penumpang Sukhoi untuk sementara dihentikan dan akan dilanjutkan lagi besok pagi. Tidak ada upaya mengulur-ulur waktu karena evakuasi ini telah berdasar standar internasional.
Evakuasi korban Sukhoi Superjet 100 hari ini dihentikan dan akan dimulai kembali besok pagi. Evakuasi besok akan dilakukan melalui udara. Sedangkan tim evakuasi darat hanya akan mem-back up.
Serpihan pesawat Sukhoi Superjet 100 telah ditemukan di kaki Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. Jumat (11/5) besok, Tim SAR akan memprioritaskan evakuasi jalur udara dan evakuasi jalur darat menjadi pilihan terakhir.
Pencarian pesawat Sukhoi Superjet 100 yang hilang di Gunung Salak, Bogor, dibantu dengan adanya landasan helikopter. Total ada 3 titik helipad yang dibangun di sekitar lokasi.
Pencarian pesawat komersial Sukhoi Superjet100 yang hilang kontak masih terus dilakukan. Tim SAR menyatakan koordinat terakhir pesawat ada di Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat.