Pipa air bocor di Kalimalang, Jakarta Timur, menimbulkan semburan mirip air mancur. Pipa bocor karena terkena eskavator saat ada proses penggalian di lokasi. PT Aetra tengah melakukan penanganan.
Kementerian PU menargetkan pembangunan Jalan Tol Becakayu selesai dalam jangka waktu 2 tahun. Namun rencana itu terancam tersendat, lantaran Pemkot Bekasi belum membebaskan 1,8 KM lahan untuk Becakayu.
Pembangunan ruas tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) masih terus berlangsung. Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengusulkan ruas tol ini tak melintas di Jl Ahmad Yani karena tak ingin jalan ini jadi kumuh.
Sejumlah infrastruktur pendukung disiapkan Pemkot Bekasi terkait dengan pembangunan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu). Salah satunya adalah melebarkan Jl KH Noer Ali degen menggunakan dana hibah DKI Jakarta.
Pembebasan lahan untuk pembangunan Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu kembali dilakukan. Proses pembebasan lahan yang dikerjakan ini terbagi ke dalam dua sesi.
Pembangunan jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) dilanjutkan kembali sejak tiga minggu lalu. Pembangunan ini dilaksanakan setelah belasan tahun terhenti akibat krismon.
Waskita Karya mengakuisisi PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) senilai Rp 240 miliar. KKDM adalah pemegang konsensi tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu.
Pasokan suplai air bersih milik PT Aetra mengalami gangguan akibat pengecekan kondisi tanah proyek jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu). Akibatnya, pasokan air bersih ke Jakarta Utara bekurang 5 liter/detik.
Pipa air milik perusahaan Air Aetra di Jalan Inspeksi Kalimalang, Jakarta Timur, bocor. Penyebabnya diduga karena terkena alat berat yang digunakan untuk penggalian pondasi bangunan proyek Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu).