Presiden Prabowo Subianto mengakui kabinetnya yang terdiri dari 48 menteri tergolong besar, namun sesuai dengan kondisi Indonesia yang luas dan beragam.
Jaksa Agung RI, Burhanuddin melakukan perombakan Korps Adhiyaksa seluruh Indonesia. Sejumlah pejabat di jajaran Kejaksaan Tinggi Sumsel bahkan ikut pindah.