Ketum PAN Hatta Rajasa mengaku menjalin komunikasi intens dengan Gerindra dan Partai Demokrat. Namun di sisi lain, ternyata dia juga masih sering bertemu capres PDIP Joko Widodo.
"Biarkanlah itu berkembang, masyarakat kan selalu mencocok-cocokkan Prabowo dengan Hatta, nanti ada Prabowo dengan yang lain," kata Hatta soal duet Prabowo Berjasa.
Meski sudah melakukan komunikasi politik dengan banyak partai, Partai Gerindra hingga saat ini baru memastikan 1 partner koalisi yaitu PPP. Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa koalisi yang diusung partainya akan nampak jelas pada akhir bulan ini.
Ketum Partai Gerindra Suhardi yang merupakan caleg di dapil DI Yogyakarta diperkirakan gagal menjadi anggota DPR. Sementara itu, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto yang merupakan caleg Golkar berhasil melenggang ke Senayan.
Keluarga Mahasiswa (KM) Institut Teknologi Bandung (ITB) menolak kedatangan Jokowi. Alasannya, mereka khawatir Jokowi yang menjadi Capres PDIP melakukan politisasi kampus.
Keluarga Mahasiswa Islam ITB mengundang Presiden PKS Anis Matta dan Ketum PAN Hatta Rajasa. Kedua tokoh politik yang sama-sama diusung partainya menjadi capres akan berbicara dalam Islamic Leadership Festival.
Meski poros koalisi partai Islam Joko Widodo dan Prabowo, komunikasi di antara parpol Islam tetap intens. Waketum PAN Drajad Wibowo bahkan menyebut sudah ada kesepakatan antara Hatta Rajasa dan Muhaimin Iskandar.
Setelah penolakan Jokowi, Keluarga Mahasiswa Islam Institut Teknologi Bandung mengundang Presiden PKS Anis Matta dan Ketum PAN Hatta Rajasa. Kedua tokoh ini akan berbicara kepemimpinan dalam Islamic Leadership Festival.