Boeing 737 800 yang kecelakaan di perairan Bali memiliki harga jual sekitar US$ 89 juta atau setara dengan Rp 854.400.000.000. Namun nasibnya kini hanya jadi bangkai. Tak ada yang bisa digunakan lagi.
Usai kecelakaan Boeing milik maskapai Lion Air di Bali Sabtu akhir pekan ini, Minggu malam tadi pesawat Boeing 777 milik Korean Air mendarat darurat di Bandara Narita, Tokyo.
Dua orang korban luka kecelakaan pesawat Lion Air sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit di Bali. Kini, tersisa lima orang lagi yang masih butuh perawatan khusus.
Pilot pesawat Lion Air yang jatuh ke laut di Bali merasa terseret angin ketika hendak mendaratkan pesawat di Bandara Ngurah Rai. Sang pilot mengklaim dirinya berjibaku untuk tetap menstabilkan kendali pesawat.
Publik masih bertanya-tanya penyebab Lion Air mendarat di air dekat Bandara Ngurah Rai. Tapi, sebelum kasus pendaratan Lion Air, pernah ada 5 kasus pendaratan air paling dikenang sepanjang masa. Apa saja?
Komite Nasional Keselamatan Transportasi masih menyelidiki penyebab kecelakaan pesawat Lion Air JT-904 yang jatuh di Bandar Udara Ngurah Rai, Bali, pada akhir pekan lalu. Segala kemungkinan dicari, termasuk kemungkinan kelelahan dan kemampuan navigasi pilot serta kopilot.
Pesawat Lion Air gagal mendarat dan jatuh di perairan dekat Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali. Seluruh penumpang dan kru pesawat selamat. Meski demikian, pihak Lion Air tetap berkewajiban memberikan kompensasi kepada para penumpang atas kecelakaan ini.
Komite Nasional Keselamatan Transportasi mengumpulkan segala data yang memungkinkan untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT-904 di Bandar Udara Ngurah Rai. Pesawat itu kini terdampar di Pantai Segara, Kuta, Bali.