Kompolnas menyebut tindakan Kombes Rachmad Widodo, yang diduga menganiaya anaknya, serta KDRT adalah hal memalukan. Dia meminta penyelidikan kasus dipercepat.
Hobi mengolah dan membuat sesuatu dari bambu, akhirnya dimanfaatkan oleh Adang Muhidin untuk menghasilkan pundi-pundi penopang kehidupan sehari-hari anak istri.