"Waktu mentraktir warga dua bulan lalu, biayanya Rp 3,5 juta. Tim beliau membayar Rp 500 ribu sebulan kemudian bayar lagi Rp 750 ribu tinggal Rp 2,5 juta lagi,"
Sebuah tangkapan layar status Facebook yang menyebut Kota Sukabumi masuk zona merah tersebar di aplikasi perpesanan. Ini respons Walkot Sukabumi Achmad Fahmi.
"Rumah saya terbuka untuk siapapun. Jika saya punya utang, tolong datang saja. Insya Allah saya ada uang Rp 3 juta. Hapunten ya hapunten pisan," kata Jimmy.
Pemerintah Kabupaten Cianjur mengurangi jumlah ruang isolasi untuk pasien COVID-19 di rumah sakit sampai 50 persen. Padahal Cianjur masih menjadi zona kuning.