Tanggal 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Sehari berselang, Capres PDIP Jokowi memperingati Hardiknas dengan mengunjungi rumah pertama Ki Hajar Dewantara di Yogyakarta.
Ratusan mahasiswa di Yogyakarta menggelar aksi unjuka rasa memperingati Hardiknas. Para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Menolak Dijajah Kembali menggelar aksinya di Gedung DPRD Yogyakarta.
Wali Kota Bogor Bima Arya memberi pembekalan kepada para pelajar di Bogor menyambut hari pendidikan nasional. Bima menyampaikan perbandingan antara dinosaurus dan kecoa.
Pendidikan merupakan hal mendasar yang menjadi hak setiap orang di mana pun dan kapan pun. Setidaknya bagi Tante Beiby Sumanty (54) hal itu dia wujudkan dengan memberikan sarana rumah singgah dengan fasilitas pendidikan lengkap bernama ‘Sanggar Kolintang Bapontar’ di bilangan Setiabudi, Jakarta Selatan.
Bertepatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), sejumlah pelajar di Bandung menyalurkan ekspresi kegalauan lewat surat yang dikirim untuk Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhammad Nuh.
Makam pahlawan pendidikan nasional, Ki Hadjar Dewantara, ramai dikunjungi peziarah. Makam yang terletak di Taman Makam Wijaya Brata, Tahunan, Umbulharjo, Yogyakarta ini dipenuhi peziarah untuk memperingati hari Pendidikan Nasional yang jatuh hari ini.
Tidak seperti hari-hari biasa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Banyuwangi. Sekitar 70 siswa MAN kelas X dan XI mendapat kejutan saat Bupati Anas mendadak menjadi guru motivator sukses di kelasnya.
Dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai pendidikan memiliki nilai yang sangat penting bagi pembangunan bangsa yang berkarakter.
Kualitas pendidikan di Indonesia masih jauh dari unggul. Untuk meningkatkannya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyampaikan 2 hal yang menurutnya paling penting dalam dunia pendidikan di Indonesia.