Sejumlah kader PPP Khittah Nasional di DIY menyatakan dukungan kepada Prabowo-Sandi. Ketum PPP, Romahurmuziy, menilai dukungan itu tak berdampak signifikan.
Kenapa cuma urusan membuang makanan saja yang ditimpuki dengan kata mubazir? Bukankah ada banyak sekali dimensi perilaku manusia yang bersifat sia-sia?
Ketua Umum PPP, Romahurmuziy menaruh kecurigaan kubu oposisi berada di balik kasus hoax Ratna Sarumpaet. Ia meminta polisi menelusuri rekam percakapan Ratna.
Hanya lewat linimasa, kita bisa melihat banyak tokoh mengungkapkan sikap-sikap politiknya. Media sosial memuat semua peristiwa tanpa perlu konferensi pers.
Kita tidak boleh terlalu lama dirundung kesedihan atas putusan MA yang membatalkan larangan eks napi korupsi nyaleg. Masih ada harapan dan banyak upaya lain.