Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pembunuhan sopir taksi online. Selain para pelaku punya hubungan spesial, pembunuhan diotaki gadis di bawah umur.
Pria yang sehari-hari bekerja sebagai pegawai bank swasta ini menceritakan bisnis minuman tradisional ini dijalankan saat ada kebijakan bekerja dari rumah.
Empat gadis remaja yang terlibat pembunuhan driver taksi online saling mengenal via aplikasi kencan. Dari sana mereka berkomunikasi dan menjalin hubungan.
Corona menyebabkan penghasilan sopir, kondektur, kernet, dan pedagang asongan di Terminal Purabaya, Bungurasih, turun drastis. Mereka belum tersentuh bantuan.