Fahri Hamzah merasa kicauan Jokowi 'sinting' hanyalah sebagai kritik dan bukan penghinaan ke capres nomor dua itu. Namun kicauan Fahri itu terlanjur membuat marah kalangan santri. Apakah akan berimbas ke elektabilitas Prabowo-Hatta?
Kicauan Fahri Hamzah yang menyebut Jokowi 'sinting' menuai respons keras dari banyak pihak. Ketua Umum GP Ansor menuturkan Wasekjen PKS itu mencerminkan gaya intelektual muda yang sombong.
Wasekjen PKS Fahri Hamzah yang berkicau Jokowi 'sinting' lantaran berjanji menjadikah 1 Muharam sebagai hari santri nasional menuai protes banyak pihak. Ketua Umum GP Ansor Nusron Wahid menilai Fahri tak paham sejarah Islam.
Wasekjen PKS Fahri Hamzah dilaporkan ke Bawaslu gara-gara kicauannya di twitter yang menyebut capres Joko Widodo 'sinting'. Fahri pun siap mengikuti prosesnya nanti.
Politisi PKS Fahri Hamzah berkicau Jokowi 'sinting' karena menjanjikan 1 Muharam sebagai Hari Santri Nasional. Hal ini dinilai Ketua Keluarga Besar NU Sultonul Huda sebagai pernyataan yang menyakiti santri.
Ketum GP Ansor Nusron Wahid bicara soal komentar Fahri Hamzah, yang menganggap Jokowi 'sinting', karena akan menjadikan 1 Muharram sebagai hari santri nasional. Nusron menyebut Fahri tak paham sejarah Islam.
Tim advokasi Jokowi-JK melaporkan politikus PKS Fahri Hamzah atas kicauannya di twitter yang menyebut capres Joko Widodo 'sinting'. Tweet ini terkait janji Jokowi yang akan menetapkan 1 Muharram sebagai hari santri.
Wasekjen PKS yang juga tim pemenangan Prabowo-Hatta, Fahri Hamzah, dilaporkan lantaran berkicau Jokowi 'sinting'. Bagi Tim Jokowi, Fahri Hamzah telah menghina kaum santri Indonesia.
Anggota Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Fahri Hamzah, menyebut keinginan Jokowi untuk menjadikan 1 Muharram sebagai Hari Santri Nasional dengan sebutan 'sinting'. Kalangan NU bereaksi atas sikap Fahri.