detikNews 3.000 WNI Masih Terjebak di Dili Sekitar 3.000 WNI di Timor Leste saat ini masih terjebak disekitar kota Dili. Sebagian besar WNI mencari perlindungan ke KBRI. Kamis, 25 Mei 2006 14:39 WIB
detikNews Portugis & Selandia Baru Kirim Pasukan ke Timor Leste Setelah Australia, Portugis dan Selandia Baru juga siap mengirimkan pasukan perdamaian untuk membantu menghentikan kerusuhan di Timor Leste. Kamis, 25 Mei 2006 13:51 WIB
detikNews Timor Leste Makin Tak Terkendali Situasi keamanan di kota Dili, Timor Leste, semakin tidak terkendali. Kubu pemberontak mulai menyerang ke dalam kota dan membakar perumahan penduduk. Kamis, 25 Mei 2006 12:14 WIB
detikNews Kontak Senjata Masih Terjadi di Timor Leste Suasana Dili, Timor Leste masih tegang. Kontak senjata antara pasukan keamanan Timor Leste dengan tentara yang makar kembali terjadi pagi tadi. Kamis, 25 Mei 2006 11:22 WIB
detikNews Australia Kirim 1.300 Tentara ke Timor Leste Australia memenuhi permintaan Timor Leste untuk membantu memulihkan ketertiban di negara itu menyusul kerusuhan yang pecah selama 3 hari ini. Kamis, 25 Mei 2006 10:39 WIB
detikNews Keluarga Diplomat AS Diminta Tinggalkan Timor Leste Pemerintah AS memerintahkan keluarga diplomat di Dili, Timor Leste untuk meninggalkan Timor Leste. Perintah ini akibat perseteruan yang terjadi. Kamis, 25 Mei 2006 06:27 WIB
detikNews Timtim Tegang, KBRI Belum Keluarkan Peringatan Situasi kota Dili masih menegang karena pertempuran. Namun Kedubes Indonesia di Dili belum mengeluarkan peringatan kepada warga. Rabu, 24 Mei 2006 20:06 WIB
detikNews RI Bantah Bikin Kacau Timtim Pemerintah Indonesia membantah telah melakukan kekacauan pasca-jajak pendapat di Timor Timur tahun 1999. TNI hanya mengamankan jajak pendapat. Rabu, 24 Mei 2006 16:35 WIB
detikNews Harta Soeharto Bisa Disita Harta kekayaan mantan Presiden Soeharto bisa saja disita. Namun perlu dibuktikan kalau harta penguasa Orde Baru itu memang hasil korupsi. Rabu, 24 Mei 2006 16:30 WIB
detikNews Timtim Tegang, Kedubes AS & Australia Tarik Personel Ketegangan di Timtim kian meningkat. Kedubes AS dan Australia sudah mulai memulangkan sebagian personel serta anggota keluarga mereka. Rabu, 24 Mei 2006 16:23 WIB