Di usia yang sangat muda, Lazada.co.id tumbuh sangat pesat di dunia e-commerce Indonesia. Bahkan Lazada.co.id berhasil menjadi toko online terbesar di Indonesia berdasarkan peringkat Alexa.com.
Nilai transaksi e-commerce alias perdagangan online di Indonesia tumbuh nyaris dua kali lipat. Dari Rp 63 triliun naik jadi Rp 120 triliun tahun lalu. Namun di balik pesatnya bisnis e-commerce ini, ada bahaya penipuan yang siap mengancam.
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendapat perhatian khusus dari Telkom. BUMN ini menargetkan hingga akhir 2013 nanti setidaknya ada 100 ribu UMKM yang sudah memiliki kemampuan wirausaha berbasis online.
Pelaku bisnis online tidak cuma bisa digeluti oleh mereka yang tinggal di kota besar seperti Jakarta. Para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang tinggal di daerah pun bisa juga menjajal peruntungan dari bisnis online.
Perkembangan bisnis jual-beli lewat internet (e-Commerce) di Indonesia sedang marak-maraknya, namun sesungguhnya Indonesia sudah ketinggalan jauh dari Singapura dan Malaysia.
Kementerian Komunikasi dan Informatika banyak mendapatkan laporan penipuan dari negara-negara lain yang dilakukan situs-situs dagang (e-commerce) di Indonesia.
e-Commerce kian populer di Indonesia. Tak cuma banyak diakses lewat PC maupun laptop, namun pengunjung transaksi jual beli online dari ponsel juga terus meningkat. Salah satunya dialami oleh situs Tokobagus.
Dua hari berturut-turut, tokobagus mendapat dua penghargaan bergengsi. Yakni sebagai online shopping paling dipilih konsumen kelas menengah dan paling populer 2013.
Industri e-commerce di Indonesia tumbuh pesat. Hal ini karena para pebisnis kian merasakan manfaat layanan iklan gratis di e-commerce yang rata-rata dapat meningkatkan omzet bisnis mereka hingga 50%.