Tiga personel Pussy Riot yang sudah ditangkap kepolisian rusia, Maria Alyokhina, Nadezhda Tolokonnikova, dan Yekaterina Samutsevich, pada Jumat (17/8) lalu ditetapkan akan menjalani hukuman penjara selama dua tahun.
Band elektronik asal Kanada, Peaches membuat lagu dan video klip untuk Pussy Riot. Kasus Pussy Riot sendiri memang mendapat perhatian dari banyak musisi internasional, sebelumnya Bjork menuliskan surat yang isinya mendukung Pussy Riot.
Saya mendengar dan membaca sendiri dari internet bahwa Presiden Vladimir Putin kini telah mengakui Islam dengan mengangkat menteri Islam pertama di Rusia, tetapi saya cari di internet menteri tersebut tak pernah saya temui namanya dan latar belakangnya.
Selain sebagai sarana hiburan, musik juga digunakan sebagian musisi untuk menyuarakan pandangan politiknya. Contohnya adalah band punk feminis Pussy Riot yang harus mendekam di penjara gara-gara mengkritik pemerintahan Vladimir Putin.
Dukungan dari musisi-musisi dunia terus mengalir untuk para anggota band punk Rusia, Pussy Riot, salah satunya Madonna. Dalam sebuah konser di Moscow Selasa (7/8) malam, Madonna mengatakan dukungannya kepada para anggota Pussy Riot, Madonna mengenakan baju hitam, topeng dan menuliskan nama Pussy Riot di punggungnya.
Siapa pemimpin negara paling macho saat ini? Sepertinya tidak banyak yang menyangkal bila pilihan jatuh kepada Presiden Rusia Vladimir Putin. Selain memiliki bodi yang atletis (tinggi 170 cm dengan berat ideal), eks agen KGB juga hobi menantang bahaya seperti ini: