"Belajar husnudzon jangan terbiasa suudzon. Saya menyarankan agar semua pihak tidak terlampau panik dan mudah mendramatisir pernyataan-pernyataan," kata Meutya.
"Saya senang dengan serangan dan tuduhan yang bertubi-tubi seperti itu karena hal ini menjadi pembenaran terhadap hasil survei internal," kata Dradjad Wibowo.