Markas Brimob Kwitang di Jalan Kwitang Raya menjadi sasaran bom bunuh diri M Thorik yang sedianya akan beraksi pada Senin (10/9/2012) lalu. Saat ini penjagaan Markas Brimob tampak normal.
Dua terduga teroris yang tinggal di Bojonggede, Bogor, berasal dari daerah tempat terjadinya insiden teror beberapa waktu lalu. Anwar disebut datang dari Solo, sementara Arif berasal dari Tambora.
Bom meledak di Beji, Depok, pada Sabtu (8/9) malam. Ditengarai bom yang dibuat kelompok Thorik dkk ini meledak saat proses pembuatan. Pengamat terorisme Al Chaidar menyebut kelompok seperti Thorik sering gagal saat membuat bom.
Korban ledakan bom Beji, Depok, Jabar, yang kini tergolek di RS Polri, Kramatjati, disebut-sebut sebagai Anwar yang pernah bertugas sebagai polisi. Namun, Mabes Polri membantah informasi tersebut.
Terduga teroris bernama Arif yang ditangkap polisi pagi tadi ternyata pernah tinggal serumah dengan Anwar. Anwar yang saat ini dirawat di RS Polri Kramatjati karena terkena ledakan bom Depok tersebut sering mengajak Arif berjihad.
Muhamad Thorik, tersangka kasus penyimpanan bom di Tambora dan ledakan bom di Depok, sudah menyerahkan diri. Ini dia tampilan Thorik yang akan melakukan bom bunuh diri di Markas Brimob Kwitang itu.
Walikota Depok Nurmahmudi meninjau lokasi ledakan bom di Jl Nusantara, Beji, Depok. Hujan deras mengguyur TKP, tapi untunglah ajudan siap dengan payung.
Revindo Longkutoy terkejut bukan main saat bom mengguncang Jl Nusantara No 63, Beji, Depok. Namun niatnya untuk menolong salah seorang korban batal setelah orang itu mengatakan sesuatu. Apa itu?
Identitas pria yang mengalami luka kritis akibat ledakan bom Depok terungkap. Pria itu bernama Anwar. Informasi nama itu disampaikan dalam siaran pers di akun facebook Divisi Humas Mabes Polri.