detikNews Zulkifli Hasan: Sebaiknya Majelis Etik Ada di MPR Tokoh-tokoh masyarakat yang tergabung dalam kelompok Punakawan menemui pimpinan MPR RI. Kamis, 17 Des 2015 16:53 WIB
detikNews PDIP: Kami Nggak Berebut Pimpinan DPR, Pengganti Novanto dari Golkar PDIP tak mendorong kocok ulang pimpinan DPR dan menyerahkan kursi Ketua DPR kembali ke Golkar. Kamis, 17 Des 2015 16:02 WIB
detikNews Kasus 'Papa Minta Saham', Kejagung Anggap Bukti Sudah Dipenuhi dari 3 HP Kejagung telah memeriksa tiga telepon genggam terkait pemufakatan jahat 'Papa Minta Saham'. Ketiga telepon itu dinilai cukup. Kamis, 17 Des 2015 15:54 WIB
detikNews Baru Mulai, Paripurna DPR Diwarnai Interupsi Soal Pengunduran Diri Novanto Rapat paripurna DPR pertama setelah Setya Novanto mundur dari jabatannya langsung diawali dengan interupsi. Kamis, 17 Des 2015 15:47 WIB
detikNews Ketua MKD: Sudah Jelas Novanto Berhenti dan Kena Sanksi Sedang Ketua MKD Surahman Hidayat menuturkan pengunduran diri Setya Novanto sudah tepat, seperti sanksi yang bakal dijatuhkan MKD. Kamis, 17 Des 2015 15:26 WIB
detikNews Refly: MKD Keliru Tak Beri Sanksi Novanto Sidang MKD atas dugaan kasus 'papa minta saham' berakhir tanpa pemberian sanksi untuk Novanto. Novanto masih berpeluang memimpin alat kelengkapan DPR. Kamis, 17 Des 2015 15:21 WIB
detikNews PDIP: Perlu Ditunjuk Ketua DPR Sementara Kursi ketua DPR kosong setelah ditinggal Setya Novanto yang mengundurkan diri di tengah kasus 'papa minta saham'. Kamis, 17 Des 2015 15:16 WIB
detikNews Ketua MKD Ngaku Belum Terima Laporan Akbar Faizal Adukan Fahri Hamzah MKD DPR menyatakan belum menerima laporan anggota Fraksi Partai NasDem Akbar Faizal terhadap Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Kamis, 17 Des 2015 15:12 WIB
detikNews Kejagung Belum Panggil Novanto: Belum Butuh! Kejaksaan Agung belum akan memanggil Setya Novanto dalam kasus pemufakatan jahat 'Papa Minta Saham'. Kamis, 17 Des 2015 15:07 WIB
detikNews Darmawan Prasodjo, Deputi 1 Kantor Staf Presiden Diperiksa Kejagung Kejaksaan Agung telah memeriksa Deputi 1 Kantor Staf Presiden Darmawan Prasodjo terkait terkait pemufakatan jahat 'Papa Minta Saham'. Kamis, 17 Des 2015 14:43 WIB