Warga sipil Palestina terus menjadi korban serangan-serangan Israel di wilayah Gaza. Pemerintah Israel bersikeras, pihaknya hanya bertindak membela diri dari serangan-serangan roket militan Hamas.
Israel terus melancarkan serangan-serangan di Gaza. PM Israel Benjamin Netanyahu bahkan mengklaim bahwa operasi militer ini mendapat dukungan yang sangat kuat dari dunia internasional.
Tiga belas orang tentara Israel tewas dalam pertempuran dengan Hamas di Gaza, Palestina. Jumlah tentara tewas ini menjadi yang terbanyak dalam beberapa tahun terakhir.
Sebanyak 87 warga Palestina telah terbunuh di sepanjang Jalur Gaza pada hari Minggu (20/7). Hal itu disebabkan serangan Israel yang mulai meluas melalui jalur darat.
Israel menyetujui untuk untuk mematuhi gencatan senjata segera selama 2 jam di wilayah Shejaiya di Gaza timur. Hal itu menindaklanjuti permintaan yang disebut merupakan proposal dari Komite Palang Merah Internasional (ICRC).
Setidaknya 20 warga Palestina tewas akibat serangan Israel di Jalur Gaza, pada hari ini. Saksi dan petugas kesehatan mengatakan banyak mayat berserakan di jalan dan ribuan orang mengungsi ke rumah sakit dengan tubuh terluka.
Militer Israel masih terus memperluas serangannya melalui serangan darat di Jalur Gaza. Israel menyebutkan hal itu untuk memastikan rakyat Israel berada dalam keadaan ama