Menurut Jarot banjir diduga karena air begitu cepat masuk ke underpass dan merendam panel pompa. Menurutnya hal itu membuat pompa di lokasi tidak beroperasi.
Istana menanggapi pernyataan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebut Underpass Kemayoran, yang terkena banjir, ada di bawah wewenang pemerintah pusat.
"Saya rasa mari kita berdiskusi membahas apa yang menjadi kendala di lapangan, bukan seperti yang dilakukan Sekretaris Dinas Sumber Daya Air DKI," kata Heru.