Bisnis pariwisata disebut-sebut sebagai bisnis yang paling terkena dampak virus Corona. Kerugian diperkirakan mencapai USD 820 miliar atau Rp 12 ribu triliun!
Lalu lintas penerbangan Eropa turun sampai 65 persen terdampak krisis virus corona. Pandemi ini membuat bandara utama seperti London, Paris dan Frankfurt sepi.
"Virgin Atlantic akan melakukan apa saja untuk terus bertahan di tengah pandemi. Maka, diperlukan dukungan pemerintah dalam menghadapi ketidakpastian saat ini."
Ketika Amerika Serikat berniat menghentikan impor minyak lantaran harga anjlok, China malah menambah cadangan strategis nasional sebagai persiapan masa depan.