Inilah musim revolusi, ketika kulminasi kemarahan meledak mencari bentuknya. Saat tiran dengan jubah demokrasi memahat kepalsuan dalam bahasa politis yang tertata.
AS menyerukan agar transisi damai dilakukan segera di Mesir. Namun Mubarak sepertinya tak terpengaruh. Dia kukuh bertengger di kursi presidennya. AS merestui tarik ulur di Mesir?
Kelompok oposisi Ikhwanul Muslimin menegaskan, pihaknya tidak ingin mengambil alih pemerintahan di Mesir. Mereka menyatakan hanya ingin demokrasi ditegakkan di Mesir.
Lebih dari sepekan demonstrasi antipemerintah Hosni Mubarak di Mesir berlangsung. Mubarak yang diminta turun dan angkat kaki masih bertahan. Bertahannya Mubarak ditengarai karena AS yang masih ragu bersikap.
Mesir masih terombang-ambing. Situasi politik dan gejolak yang semakin hari semakin memanas sama sekali tak menampakkan adanya titik terang yang sekiranya bisa menenangkan.