Dua terdakwa, Neo Soa Rezeki dan Muhammad Azril, didakwa menghancurkan mobil pegawai Kemendagri dan membakar sepeda motor saat demonstrasi Agustus lalu.
Massa buruh menggelar unjuk rasa di depan DPR/MPR RI, Jakarta, dengan 5.367 personel keamanan. Tuntutan utama: tegakkan supremasi sipil dan hapus outsourcing.