Proyek yang menempati lahan 100 hektar di KEK Java Integrated Industrial Ports Estate (JIIPE) tersebut memiliki nilai investasi kumulatif mencapai Rp 58 T.
"Begitu tahun depan produksi sudah jalan, pertumbuhan ekonomi di Gresik saya yakin akan lebih tinggi dari berbagai daerah lain di Jawa Timur," kata Airlangga.
Smelter ini memiliki kapasitas produksi 1,7 juta ton konsentrat tembaga. Selain itu, output dari smelter ini menghasilkan 600-700 ribu ton katoda tembaga.