Bahrain dan Kuwait diam-diam mengerahkan jet tempur untuk menyerang target di Iran. Ini menandai tindakan pembalasan langsung pertama mereka terhadap Iran.
AS menghentikan sementara perang di tengah munculnya laporan terkait kekhawatiran atas menipisnya amunisi sehingga menahan rencana eskalasi lebih lanjut.
Garda Revolusi Iran memperingatkan bahwa pangkalan militer Inggris yang digunakan oleh AS untuk menyerang target-target Iran akan menjadi "target yang sah".