Raja Ampat terpilih sebagai destinasi wajib kunjung 2025 oleh New York Times dan National Geographic, namun terancam oleh aktivitas tambang yang kontroversial.
Pemerintah cabut IUP empat perusahaan tambang nikel di Raja Ampat. Keputusan diambil setelah rapat terbatas, menegaskan komitmen perlindungan lingkungan.
Anggota Komisi V DPR RI Daniel Mutaqien menyoroti polemik tambang di Raja Ampat. Legislator asal Pantura itu meminta supaya kawasan di sana tetap dijaga.
Raja Ampat menghadapi ancaman dari pertambangan nikel. Masyarakat adat menolak pencabutan izin tambang, sementara dampak lingkungan semakin mengkhawatirkan.