Kebanyakan usaha waralaba menggunakan bahan baku yang berasal dari pusat. Hal itu dilakukan tentu untuk keseragaman rasa dan citra. Namun ada juga yang menambahkan kreatifitas lain untuk menarik perhatian pelanggannya.
Sejumlah usaha kuliner di Bandung tidak semuanya berdiri sendiri tapi merupakan usaha waralaba atau franchise. Tak sedikit dari mereka yang mengandalkan keunikan menu untuk menarik konsumen.
Para pengusaha kuliner sepertinya kian kreatif saja. Berbagai variasi dengan kolaborasi menu yang berbeda pun dijadikan senjata ampuh untuk menggaet konsumen. Misalnya martabak yang dikolaborasikan dengan burger, tuna juga pizza.
Gurame goreng kipas meliuk dengan lekukan daging yang garing di atas piring. Cumi mungil dilumuri tinta hitam dan tebaran irisan cabai hijau menebar aroma gurih. Semuanya menyihir kami untuk segera menikmati kelezatannya. Nyam... nyam!
Begitu ingat Fountain, yang terbayang adalah lumernya si dingin di mulut... Paduan antara makanan yang lezat dan bervariasi dengan penataan ruangan yang nyaman serta harganya yang terjangkau seakan menggoda saya untuk selalu mampir ke kafe ini bila pulang kampung. Ya, saya ketagihan untuk datang ke kafe ini lagi, lagi dan lagi.
Menteri Perindustrian Andung A. Nitimihardja mengunjungi pabrik Bogasari untuk mengetahui dampak kenaikan harga BBM terhadap harga tepung terigu beserta pasokannya.
Menteri Perindustrian Andung A. Nitimihardja meninjau pabrik Bogasari untuk mengetahui dampak kenaikan harga BBM terhadap harga terigu beserta pasokannya.