Serangan udara koalisi Arab Saudi menewaskan 21 warga sipil di Sanaa, Yaman. Serangan udara ini terjadi saat gencatan senjata untuk kemanusiaan berlangsung.
Serangan misil dari wilayah Yaman menewaskan dua tentara Arab Saudi. Insiden ini terjadi beberapa hari setelah empat tentara Saudi tewas dalam pertempuran melawan para pemberontak Syiah Houthi.
Pertempuran terus terjadi di Yaman, antara Houthi dengan milisi pemerintah. Pertempuran terbaru menewaskan Gubernur Sanaa yang hendak ditangkap Houthi.
Arab Saudi dan koalisi terus melancarkan serangan di Yaman. Namun serangan artileri Saudi di wilayah Yaman utara mengenai kantor bantuan kemanusiaan internasional dan menewaskan 5 pengungsi Ethiopia.
Banyak kalangan yang memprediksi kemungkinan yang akan terjadi terhadap ISIS di masa mendatang, secara global sangat bergantung pada situasi politik di Timur Tengah. Artinya jika ISIS berhasil menguasai Irak, Suriah dan Iran, maka ISIS akan menjadi “dangerous haunt” yang sangat membahayakan.
Konflik Yaman kian memanas. Pemerintah Yaman menyerukan komunitas internasional untuk secepatnya mengintervensi dengan mengerahkan pasukan darat guna menyelamatkan negeri itu.