Pemotor masih saja nekat melakukan pelanggaran aturan. Catatan Dishub DKI di tahun terakhir saja ada 2 ribu orang meninggal dunia karena kecelakaan. Kelakuan para pemotor yang membuat celaka. Apa saja?
Traffic light yang terpasang di bawah flyover Cawang rupanya tak berpengaruh banyak mendisiplinkan pengendara. Tengok saja kelakuan para pengedara sore ini di kawasan itu, semua menerobos.
Ada satu kelakuan pemotor yang kerap disesalkan saat hujan, yakni berteduh di bawah jembatan. Ulah mereka berteduh di bawah jembatan ini kerap membuat macet.
Kedisiplinan pengendara di Jakarta terus digenjot. Bukan rahasia umum kalau di ibu kota para pengendara suka main serobot. Jalan raya pun bak hutan rimba, peraturan kerap dilanggar.
Jembatan penyebrangan orang di depan PN Jakarta Barat sering dilewati pemotor. Oleh karena itu, pihak Dinas Perhubungan menutup akses jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan Pengadilan Negeri Jakarta Barat dengan barikade beton (MCB).
Kelakuan pemotor ini tidak bisa ditolerir. Jembatan penyeberangan orang (JPO) di Sudirman yang merupakan hak para pejalan kaki justru digunakan pemotor untuk menyeberang. Orang-orang yang melintas diklakson agar memberikan jalan.
Sterilisasi terus berlangsung di jalur TransJ Koridor VI. Puluhan pemotor yang takut kena tilang nekat berputar balik melawan arus untuk menghindari polisi. Mereka juga meminta sopir TransJ memundurkan busnya.
Bukan hanya pasukan ular kobra atau laron saja yang disematkan pada para pemotor di Busway. Ada lagi sebutan lain, pasukan kecebong. Ya, kelakuan para pemotor yang menerobos busway itu mirip kecebong.