Menkomdigi Meutya Hafid buka suara dan menegaskan bahwa informasi pelarangan TV nasional meliput demo adalah hoax. Informasi itu beredar luas di media sosial.
Pendiri Telegram Pavel Durov memiliki lebih dari 100 anak lewat donor sperma. Ia akan mewariskan hartanya yang berjumlah Rp 228 triliun untuk semua anaknya.
Eko Patrio meminta maaf atas video jogetnya di DPR dan mengingatkan masyarakat untuk tidak terpengaruh video lama yang disebar dengan narasi menyesatkan.
Berawal dari joget di DPR, Uya Kuya diserang video hoax di tengah isu tunjangan anggota dewan. Uya dinonaktifkan sebagai anggota DPR dan rumah dijarah massa.