Biennale atau festival seni dua tahunan, menjadi fenomena belakangan ini. Setiap kota atau komunitas seni di Indonesia berbondong-bondong menyelenggarakan biennale sesuai versinya masing-masing.
Setelah mengeksekusi mati 14 orang terpidana narkoba, pemerintah kini menyiapkan eksekusi mati gelombang tiga. Lobi diplomatik pemerintah ke luar negeri diharapkan ditingkatkan untuk minimalisir kecaman dari internasional.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan pihak Kejaksaan Agung dan beberapa duta besar negara sahabat. Pertemuan itu untuk membahas teknis pelaksanaan hukuman mati terhadap gembong narkoba.
Pemimpin dunia melobi Jokowi untuk menunda mengeksekusi hukuman mati gembong narkoba. Tapi Presiden Jokowi menolak lobi itu dan meminta mereka menghormati proses peradilan yang ada di Indonesia.
Nigeria memanggil Dubes Indonesia terkait eksekusi mati gembong narkoba Daniel Enemuo pada 18 Januari 2015. Berdasarkan data di BNN, saat ini sedikitnya ada 8 WN Nigeria yang tengah antre dihukum mati.
Dari enam terpidana mati yang dieksekusi, satu orang di antaranya berkewarganegaran Nigeria. Sama dengan Brasil dan Belanda, Nigeria juga protes. Namun mereka tidak menarik pulang duta besarnya dari Jakarta.
Eksekusi hukuman mati tak akan menyelesaikan masalah narkotika Indonesia, kata Menlu Australia Julie Bishop. Bishop mengatakan hal itu sehubungan eksekusi terhadap 6 napi narkoba pada Minggu (18/1/2015) lalu.