Para staf Kedutaan Besar Prancis di Iran telah meninggalkan negara tersebut, saat unjuk rasa antipemerintah besar-besaran meluas dan diwarnai kerusuhan.
Menlu Iran, Abbas Araqchi, mengatakan bahwa Iran siap berperang tetapi juga siap bernegosiasi menanggapi Presiden Donald Trump yang ingin campur tangan.
Demonstrasi di Iran berujung kerusuhan, lebih dari 500 orang tewas. Presiden Pezeshkian tuduh AS dan Israel penyebab kekacauan. Masa berkabung ditetapkan.
Iran memperingatkan akan membalas jika diserang oleh AS, sementara para aktivis melaporkan ratusan demonstran telah tewas akibat tindakan represif aparat.