Anggota Fraksi Golkar yang pro terhadap Agung Laksono dirotasi ke beberapa komisi dari komisi semula, termasuk dicopot dari kursi badan maupun majelis DPR. Sekjen Golkar kubu Agung, Zainuddin Amali menyebut pimpinan DPR berpihak karena memproses surat rotasi.
Sejumlah anggota Fraksi Golkar loyalis Agung Laksono digeser dari komisi yang ditempati oleh kubu Aburizal Bakrie (Ical) yang masih bercokol di pucuk pimpinan Fraksi Golkar. Namun loyalis Agung melakukan perlawanan dan tak mau pindah.
Konflik kepengurusan Golkar hingga sekarang tak kunjung selesai dan semakin berlarut-larut. Manuver terakhir, kubu Aburizal Bakrie (Ical) yang merotasi diam-diam loyalis Agung Laksono menjadi tidak jelasnya perselesaian konflik di tubuh Partai Beringin.
Senior Partai Golkar Fahmi Idris angkat bicara soal rotasi besar-besaran yang dilakukan oleh kubu Aburizal Bakrie (Ical) terhadap loyalis Agung Laksono di DPR. Fahmi santai menanggapi.
Kubu Ical merotasi loyalis Agung Laksono dari posisi mereka di alat kelengkapan dewan. Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyebut itu bukan merupakan urusan pimpinan DPR.
Sekretaris Fraksi Golkar Bambang Soesatyo menyebut loyalis Agung Laksono di DPR tinggal 18 orang. Terkait dengan pernyataan tersebut, kubu Agung Laksono menyindir rotasi besar-besaran yang dilakukan Bambang Soesatyo.
Kubu Aburizal Bakrie (Ical) melakukan rotasi besar-besaran anggota Fraksi Partai Golongan Karya di Dewan Perwakilan Rakyat. Ada total 56 posisi di komisi dan alat kelengkapan DPR yang dirotasi.