Warga Lebanon alami kondisi yang sangat berat usai terjadi ledakan dahsyat di pelabuhan utama Beirut pada 4 Agustus lalu. Ledakan itu menambah kesulitan warga.
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu melontarkan ancaman terhadap kelompok gerilyawan Hizbullah terkait gejolak terbaru di perbatasan Lebanon
Melonjaknya kasus virus Corona usai ledakan hebat di Beirut mendorong pemerintah Libanon untuk menutup kegiatan seluruh negeri dan memberlakukan jam malam.