Nasi kebuli racikan Hj. Maryam ini memang bikin lidah bergoyang. Nasinya empuk, menebar aroma kapulaga yang wangi plus taburan kismis yang legit. Kari kambingnyya yang garang kemerahanpun gurih menggigit! Mau coba?
Bulan Ramadhan identik dengan hidangan Timur Tengah. Jika sore nanti lidah Anda ingin bertualang mencicipi hidangan Timur Tengah seperti Fatayer, Ouzi, atau Samaka Harra. Resto yang satu ini dijamin dapat memuaskan selera.
Masakan khas Jawa Timur yang sudah bercampur dengan citarasa Timur Tengah ini memang pas dijadikan menu utama berbuka puasa. Daging kambing yang empuk dengan kuah kecokelatan ini tidak meninggalakan jejak BB si kambing sama sekali. Penasaran?
Persekutuan kuliner Arab dan Jawa dalam semangkuk gulai kacang hijau dan nasi tomat ini memang dahsyat. Gurih lembut kacang hijau bersatu dengan harum wangi rempah dan kaldu kambing yang sedap. Nasi tomatnya gurih segar menebarkan aroma wangi bumbu. Cocok dinikmati setelah seharian berpuasa!
Siapa bilang makan di food court membosankan? Di Red Pepper mau pilih makanan lokal atau internasional komplet tersedia. Ada satai, gado-gado, siomay, bebek, steak, bulgogi, hainan chicken rice dan pho bisa memuaskan selera saat makan bersama teman atau keluarga.
Sore seperti ini paling enak menikmati setangkup sandwich bakar. Rotinya tebal renyah di luar dan tetap lembut di dalam. Irisan daging tipis berlumur saus kecokelatan jadi isiannya bersama selembar keju yang gurih. Hmm..leyeh-leyeh sore jadi semakin enak saja!
Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) ASEAN dan India sudah diteken. Namun Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menegaskan, Indonesia tetap melindungi sejumlah produk-produk yang sangat sensitif.
Sudah pernah makan ikan gabus? Ikan air tawar yang tampangnya tak terlalu keren ini dagingnya tebal gurih dan enak. Di tempat ini gabus diolah dengan aneka bumbu. Gabus pucungnya tampil elegan di panci berpemanas, mendesis dengan kubangan kuah hitam kecokelatan yang pedas-pedas gurih!