Jepang memulai pembangunan kawasan berorientasi transit atau dikenal dengan sebutan TOD sejak tahun 1910. Kala itu Jepang menyiapkan 12 ribu planning tata kota.
Perusahaan kereta api asal Jepang mulai memakai AI sebagai staf di dalam stasiun kereta. Penerapan AI berangkat dari permasalahan krisis tenaga manusia.
Menhub Budi Karya Sumadi dan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meletakkan batu pertama atau groundbreaking LRT Jakarta fase 1B rute Velodrome-Manggarai.