detikFinance BI Tak Respons Kenaikan The Fed BI memastikan tidak akan menaikkan suku bunga SBI kendati The Fed kembali menaikkan suku bunga hingga 25 basis poin. Rabu, 14 Des 2005 12:42 WIB
detikFinance Kenaikan The Fed Bisa Memaksa BI Naikkan SBI Kenaikan kembali bunga The Fed 25 basis menjadi 4,25 persen bakal memaksa Bank Indonesia (BI) ikut menaikkan suku bunga sekitar 25 basis poin lagi. Rabu, 14 Des 2005 12:03 WIB
detikFinance The Fed Positif, IHSG Terbuka Naik Lagi IHSG akan terimbas positif, karena bursa regional menanggapi positif kenaikan The Fed menjadi 4,25%, dengan memberi sinyal berhenti sementara hingga akhir tahun. Rabu, 14 Des 2005 09:19 WIB
detikFinance IHSG Terus Naik 7,021 Poin Meski sempat diwarnai aksi profit taking, namun pada menit terkahir perdagangan Selasa IHSG kembali naik 7,021 poin pada level 1.182,028. Selasa, 13 Des 2005 16:31 WIB
detikFinance Pasar Saham Dibayangi Rencana Kenaikan The Fed Penguatan IHSG akan mulai dibayangi rencana kenaikan bunga the fed pada Rabu besok. Antisipasi the fed sudah dilakukan bursa global. Selasa, 13 Des 2005 09:50 WIB
detikFinance Pasar Saham Menuju Teritori Negatif Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada transaksi awal pekan ini diprediksi akan berbalik arah menuju teritori negatif. Senin, 12 Des 2005 09:55 WIB
detikFinance Saham PGN Meroket, IHSG Melonjak 14,3 Poin Perburuan investor terhadap saham-saham blue chip membuat IHSG naik 14,363 poin, masuk kembali ke level psikologis baru 1.096,641. Rabu, 30 Nov 2005 16:57 WIB
detikFinance Kenaikan IHSG Masih Terbuka Kenaikan IHSG pada akhir pekan ini diprediksi masih akan terbuka. Penguatan indeks akan didorong oleh pembelian selektif saham-saham unggulan. Jumat, 25 Nov 2005 09:45 WIB
detikFinance Rupiah di Bawah 10.000/US$ 2006 Berakhirnya siklus pengetatan moneter oleh Fed berdampak positif. Rupiah pun diprediksi bisa menguat di bawah level 10.000/US$ pada tahun 2006. Kamis, 24 Nov 2005 12:24 WIB
detikFinance Akibat Kerusuhan di Perancis, Euro Anjlok ke Posisi Terendah Kerusuhan di Perancis yang sudah berlangsung selama 11 hari membuat mata uang euro anjlok hingga posisi terendah dalam dua setengah tahun terakhir. Selasa, 08 Nov 2005 11:06 WIB