Kehadiran ZUK di jagat ponsel dunia tak bisa dipandang sebelah mata. Terlebih, mereka punya hal yang marak dicari pengguna gadget saat ini, yakni ponsel berspesifikasi tinggi tanpa harus menguras kantong.
Penggunaan drone semakin umum, di beberapa negara bahkan jasa antar barang mulai memanfaatkannya. Antisipasi pun dilakukan dengan sejumlah aturan, seperti yang terjadi di China.
Para pelaku industri e-commerce Indonesia dinilai tak perlu jor-joran banting harga demi memenangkan hati konsumen. Ada cara lain yang lebih efektif dan bisa ditempuh untuk menjaga loyalitas pelanggan.
Tak mau repot-repot bikin situs sendiri, penjual perorangan di e-commerce masih lebih suka jualan dengan membuka online shop di media sosial seperti Facebook, Twitter, Path, dan Instagram.
Layanan uang digital alias e-money, khususnya milik operator seluler, ternyata masih kurang dilirik oleh pelaku jual beli online di Indonesia. Mereka masih lebih suka membayar lewat transfer atau bayar di tempat saja begitu barang tiba.
Konektivitas mobile broadband dan gadget menjadi andalan pertumbuhan e-commerce di Indonesia. Dari sisi gadget yang menjadi andalan adalah smartphone (48,4%), netbook (37%), dan komputer desktop (28%).