Jelang pemberian rumusan pengaturan PKL Gasibu dari DPE ke Walikota Bandung Dada Rosada siang ini, sekitar 50 orang pedagang dari Forum PKL Wirayudha melakukan aksi unjuk rasa di halaman Gedung DPRD.
Menarik uang atau transaksi perbankan lain tak perlu repot ke bank. Teknologi branchless banking memungkinkan transaksi perbankan bisa dilakukan dimanapun, termasuk di warung.
Pemerintah Kota Surabaya berencana menarik pajak bagi Pedagang Kaki Lima (PKL). Ini dilakukan sebagai salah satu upaya mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, keinginan ini ditentang DPRD Surabaya.
Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) Gasibu batas waktunya dipercepat hingga pukul 10.00 WIB. Tiga minggu sebelumnya, PKL yang masih dalam tahap penataan ini bisa berjualan hingga pukul 11.00 atau 12.00 WIB.
Sebagai salah satu tempat tongkrongan favorit warga kota Surabaya, Taman Bungkul juga dimanfaatkan menjadi tempat berjualan pedagang kaki lima. Salah satu pernak-pernik yang diburu warga yakni, kaos bertuliskan 'Dolly'.
Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Gasibu perlu dipilah sesuai komoditas yang lazim dijual. Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda. "Masa ular dan motor dijual di Gasibu? tanyanya.
Ajaib! Bocah berusia 5 tahun selamat setelah jatuh dari lantai 10 flat yang dia tempati bersama orangtuanya. Bocah perempuan bernama Ye Zixu ini cuma memar-memar dan mengalami luka gores ringan.
Sekitar 30 perwakilan PKL yang biasa mangkal di sekitar Lapangan Gasibu setiap hari minggu, mendatangi DPRD Kota Bandung. Mereka mengadu ke DPRD dan meminta agar diperbolehkan berjualan pada hari minggu ini.