Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, defisit neraca perdagangan pada April 2018 sebesar US$ 1,63 miliar dikarenakan impor barang konsumsi.
IHSG ternyata kebal terhadap sentimen negatif dari aksi terorisme hari ini. Setelah seharian melemah, IHSG akhir ditutup menguat tipis 0,06% ke posisi 5.841.
IHSG hingga jeda sesi 1 tadi anjlok 1,34% ke posisi 5.760,003, investor asing mencatat jual bersih Rp 267,14 miliar. Benarkah itu karena kejadian aksi teror?