Subaidih bersama komplotannya bisa jadi adalah 'raja jambret' di Jakarta. Mereka menjambret sejak 2009 sebanyak 250 kali, dengan korban salah satunya Bu Guru Sundari (37).
Penerapan aturan sistem nomor polisi ganjil-genap di Jakarta rentan dimanipulasi jika tidak dipersiapkan secara matang. Jika tidak dikontrol, nasibnya akan sama dengan sistem three in one yang pernah diberlakukan.
Pemprov DKI Jakarta berencana melakukan pembatasan jumlah kendaraan bermotor yang melintas di Ibu Kota tahun depan melalui metode pelat nomor ganjil-genap. Gubernur DKI Joko Widodo mengaku siap memberi contoh kepada warganya dalam mentaati aturan baru itu.
Mulai Maret 2013, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya bakal memberlakukan pembatasan pemakaian kendaraan berdasarkan nomor polisi ganjil dan genap. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menegaskan, keputusan menerapkan aturan berdasarkan pelat nomor mobil ganjil dan genap ini merupakan kebijakan radikal.
Gubernur Jokowi hendak menerapkan keputusan berani: membatasi kendaraan di Jakarta dengan nopol ganjil-genap. "Kalau tidak berani melakukan ya tidak usah jadi pemimpin, masak mau enak-enak aja," katanya.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menerima konsep pembatasan kendaraan melalui metode pelat nomor genap-ganjil sebagai solusi mengatasi kemacetan di Ibu kota. Penerapan aturan baru ini akan dilakukan tahun depan. Apakah Jokowi siap diprotes publik karena aturan ini?
Kemacetan di Jakarta dinilai sudah cukup parah. Jumlah kendaraan bermotor baik roda empat ataupun roda dua bertambah setiap harinya. Jika tidak ada keberanian membatasi kendaraan di jalanan, Jakarta akan mengalami macet total tahun 2014.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menggodok solusi pembatasan kendaraan berdasarkan nopol genap dan ganjil. Namun wacana yang berkembang, pembatasan itu tidak hanya akan diberlakukan untuk kendaraan roda empat jenis mobil, tapi juga motor.
Seorang pria tidak dikenal dilaporkan merusak mobil Toyota Innova yang ditumpangi staf Kedutaan Besar Australia, David Ness (37). Perusakan mobil tersebut dipicu keributan di Jalan Casablanca, Kuningan, Jakarta Selatan.