Retail fashion asal Swedia, H&M memulai debutnya di panggung mode Paris. Uniknya, H&M tidak mengadakan peragaan busana di panggung catwalk besar seperti desainer lain. Namun membuat pertunjukan dalam sebuah tenda yang bernuansa rumah.
Label fashion high street, Topshop Unique, mengeluarkan koleksi bertema 90-an dalam koleksi Fall/Winter di London Fashion Week 2013. Tampak busana serba hitam menjadi tren dalam panggung mode di hari ke-3 itu.
Daerah Nusa Tenggara Barat yang terdiri dari Pulau Lombok dan Sumbawa, memiliki kerajinan tenun dengan ciri khasnya masing-masing. Keanekaragaman tenun inilah yang diangkat menjadi tema pertunjukan IFW hari ke-4.
Indonesia Fashion Week 2013 ditutup dengan peragaan busana bertema "Consensual Modernity". Poppy Dharsono salah satu yang ikut dalam show tersebut menampilkan batik dan tenun dengan lebih modern dan elegan.
Keindahan hutan tropis dihadirkan dengan apik dalam koleksi Lenny Agustin yang bertema "In The Wood" di hari terakhir Indonesia Fashion Week 2013. Pertunjukan dari lini busana Lennor ini, menampilkan 40 koleksi yang terdiri dari 26 koleksi busana wanita, dan 14 busana pria.
Desainer Indonesia dan Swedia tampil satu panggung menutup hari kedua Indonesia Fashion Week. Desainer Swedia, Camilla Welton memulai show bertajuk Modest Luxe itu dengan koleksi minimalis tanpa banyak detail, yang terlihat edgy dan juga modern.
Pagelaran busana di hari pertama Indonesia Fashion Week (IFW) ditutup penampilan dari tiga desainer lokal yang disandingkan dengan satu desainer tamu dari luar negeri. Mereka adalah Denny Wirawan, Rudy Chandra, Sofie, dan Melinda Looi, desainer asal Malaysia.
Hari pertama Indonesia Fashion Week, pagelaran busana tidak hanya diisi oleh Ivan Gunawan. Nama desainer ternama lain seperti Auguste Soesastro dan Jeanny Ang turut memeriahkan panggung mode.