Menko Airlangga Hartarto mengatakan dengan penguasaan sebesar 58% pasar minyak sawit dunia, seharusnya Indonesia sudah menjadi price leader bukan price taker.
Syahrul menilai petani memiliki peran penting pada besarnya kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian nasional, terutama pandemi COVID-19 saat ini.