Garuda Indonesia membukukan kerugian sebesar US$ 211,7 juta sepanjang semester I-2014. Penurunan kinerja tersebut dipicu oleh pelemahan kurs rupiah terhadap dollar yang mencapai 20%.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melihat tanda-tanda bahwa dunia tidak berada dalam kondisi yang baik. Keadaan ini ia rasakan sebagai 'hot peace' atau perdamaian yang memanas.
Wall Street kehilangan pijakan setelah konflik antara Ukraina dan Rusia kembali memanas. Untungnya data ekonomi Amerika Serikat (AS) mampu memberi bantalan.
Waketum PAN Drajad Wibowo menyebut tantangan terbesar yang harus dihadapi pemerintahan Jokowi kelak adalah subsidi bahan bakar minyak (BBM). Menurutnya, imbas perekonomian dari situasi geopolitik saat ini kurang menguntungkan Jokowi.