Teknologi otak sebagai penggerak memang rumit. Tapi bukan berarti mustahil. LIPI menghargai kreasi Tawan. Perlu pembuktian untuk menilai inovasi tersebut.
Mahasiswa dan dosen Universitas Binus mengembangkan kursi roda yang digerakkan sinyal otak. Apa analisanya terhadap karya I Wayan Sumardana alias Tawan?