Sebelum ditetapkan sebagai capres dari PDIP, elektabilitas Joko Widodo di berbagai survei sudah sangat tinggi. Lalu setelah resmi di deklarasikan, bagaimana nasib pesaing terdekatnya yaitu Prabowo Subianto dan Aburizal Bakrie?
Lembaga survei Indikator Politik pimpinan Burhanuddin Muhtadi menggelar survei seputar tingkat elektabilitas capres pada Februari 2014. Hasilnya Gubernur DKI Jokowi masih jadi capres paling potensial saat ini.
Elektabilitas capres PDIP, Jokowi, di berbagai survei paling tinggi di antara capres lainnya. Namun Partai Demokrat (PD) yang punya konvensi tak patah arang, Jokowi disebut baru jadi presiden di atas kertas.
Gubernur DKI Jokowi resmi jadi capres PDIP. Jokowi bukanlah ketua umum parpol atau pengusaha kaya, tapi anak ajaib yang didukung masyarakat karena citra merakyat. Seperti apa jejak perjalanan elektabilitas Jokowi dari masa ke masa?
Wajar saja capres Gerindra Prabowo Subianto terlihat galau menghadapi pencapresan Jokowi. Prabowo pernah jadi idola berbagai lembaga survei, sampai kemudian lahir anak ajaib Jokowi.
Lembaga survei CIRUS menempatkan Jusuf Kalla sebagai tokoh yang memiliki elektabilitas tertinggi sebagai capres koalisi partai islam. JK memperoleh suara sekitar 30.2% jauh mengungguli 8 tokoh lainnya.
Berhasil kumpulkan ratusan ribu kader di stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, bukan sekedar kampanye pemilu bagi PKS. Presiden PKS Anis Matta menyatakan lebih dari kampanye, partainya punya target memenangkan PKS di Jakarta.