Tujuh insinyur India berusia di bawah 30 tahun berkolaborasi dengan dokter, ilmuwan, dan pebisnis untuk ciptakan alat bantu pernafasan untuk pasien Covid-19.
Ketiga pemodelan matematika tersebut tidak ada yang menyebut fase puncak terjadi antara 29 hingga 31 Maret. Namun, tes Corona yang dilakukan justru menurun.