Setelah ada pernyataan bersama RI-RRC pada 9 November lalu, kapal Chinese Coast Guard China kembali ke Laut Natuna Utara. RRC dinilai terus mencari celah.
Penandatanganan kerja sama antara sejumlah perusahaan Indonesia dan korporasi China dengan nilai investasi mencapai US$ 10 miliar atau Rp 156,19 triliun.
PM Jepang Shigeru Ishiba menyampaikan "kekhawatiran serius atas situasi di sekitar Laut China Selatan, Hong Kong, dan Xinjiang" kepada Presiden Xi Jinping.